[Oleh: Nan]

Sahabat kreatif tahu tidak acara yang ditunggu-tunggu oleh insan penggiat literasi setiap tahun itu apa sih? Ya, jawabannya adalah pameran buku! Kalau kamu ada yang belum tahu, setiap tahunnya diselenggarakan acara pameran buku-buku islami loh di Jakarta, yaitu Islamic Book Fair. Acara ini merupakan bazaar buku islami terbesar di Indonesia. Diadakan sejak tahun 2002 dengan jumlah pengunjung yang awalnya hanya 108 ribu orang, kini telah mencapai total sekitar 4 juta pengunjung dalam kurun waktu lima belas tahun. Pada tahun 2017, sebanyak 184 stand buku dari berbagai penerbit hadir di acara ini. Secara rutin setiap tahunnya, Islamic Book Fair juga mengadakan penghargaan bagi buku-buku islami dan tokoh cendikiawan muslim Indonesia melalui IBF Awards.

Selama beberapa tahun, Mizan Pustaka telah berhasil meraih beberapa penghargaan dalam ajang IBF Awards. Yuk, catat daftar buku-buku dari Mizan Pustaka yang menang IBF Awards di bawah ini!

 

  1. The Road to The Empire : Kisah Takudar Khan, Pangeran Muslim Pewaris Mongol – Sinta Yudisia, 2009

Buku ini berkisah tentang tiga putra kaisar Mongolia keturunan Jenghiz Khan, yang setelah Kaisar dibunuh, lalu pewaris tahtanya yang merupakan Pangeran Takudar menghilang. Sehingga, secara otomatis Pangeran Arghun yang merupakan pewaris tahta kedua menjadi kaisar baru dengan segala intrik dan konspirasinya. Sementara, pangeran terakhir bernama Buzun, tetap mengabdi kepada istana walau harus menahan rasa rindu terhadap kakaknya yang hilang. Cerita di dalam novel ini yang menjelaskan tentang perebutan tahta kerajaan secara heroik dengan romantisme yang tidak berlebihan berhasil mengantarkan novel ini sebagai pemenang kategori novel terbaik IBF Awards tahun 2009.

 

  1. Kisah Muslimah Teladan Ahli Surga – Nunik Utami, Nur Cililia, 2010

Mizan Publishing Kirim Naskah

Berkisah tentang muslimah-muslimah yang cantik hati dan rupanya yang berjuang bagi kaum muslim untuk menegakkan agama Islam dengan semangat dan selalu ceria. Buku ini disuguhkan secara ringan dan sangat cocok diceritakan kepada adik-adik sahabat kreatif loh! Menurut Asma Nadia, penulis buku islami populer, buku ini juga sangat indah dan inspiratif, karena cerita dan ilustrasinya yang mudah dimengerti, sehingga buku ini berhasil meraih penghargaan kategori buku fiksi anak terbaik di IBF Awards tahun 2010.

 

  1. Sang Pencerah – Akmal Nasery Basral, 2011

Mizan Publishing Kirim Naskah

Biografi dari tokoh K.H. Ahmad Dahlan dalam bentuk buku ini diadaptasi dari skenario film dengan judul yang sama karya Hanung Bramantyo. Riset yang dilakukan secara teliti mengenai kehidupan sosok K.H. Ahmad Dahlan yang mempunyai nama asli Muhammad Darwis ini, dikemas dengan bahasa yang menarik dan mudah kamu cerna sahabat kreatif. Kisah K.H. Ahmad Dahlan yang penuh kontroversi berhasil menghantarkan novel ini sebagai pemenang kategori novel fiksi dewasa versi IBF Awards tahun 2011 loh!

 

  1. Islam dalam Bingkai Keindonesiaan dan Kemanusiaan – Ahmad Syafi’I Ma’arif, 2011

Mizan Publishing Kirim Naskah

Buku karya salah satu ulama sekaligus cendikiawan muslim Indonesia, yaitu Prof. Dr. H. Ahmad Syafi’i Ma’arif ini menjelaskan tentang Islam sebagai agama dalam sejarah yang telah, sedang dan akan terus bersinggungan dengan lingkungan yang senantiasa berubah. Gagasan reflektif mengenai umat Islam yang merupakan mayoritas di Indonesia, yang sudah seharusnya tidak mempersoalkan mengenai hubungan Islam, keindonesiaan dan kemanusiaan dan semestinya juga sudah berada di satu jalan yang sama, agar Islam yang berkembang di Indonesia adalah Islam yang ramah, terbuka dan inklusif. Buah hasil pemikiran tentang kesinambungan Islam dan kemanusiaan di Indonesia telah menjadikan buku ini sebagai peraih kategori non fiksi dewasa di IBF Awards tahun 2011.

 

  1. Krisis Peradaban Islam – Ali A. Nawawi, 2016

Mizan Pustaka Kirim Naskah

Buku ini berhasil meraih pemenang kategori terjemahan di IBF Awards 2016. Ali A. Nawawi menjelaskan mengenai kegamangan mengenai peran dunia Islam dalam menghasilkan karya ilmiah dengan intelektualitas ataupun sastra yang berpengaruh bagi peradaban saat ini. Islam saat ini tengah berada di posisi bangkit kembali atau lenyap selamanya dalam peradaban menghadapi gempuran modernitas dan globalisasi. Kelemahan kelompok-kelompok Islam yang terbagi mulai dari kaum modernis, revivalis, tradisionalis, sekularis, liberalis, fundamentalis serta Islam politik dalam kegagalannya masing-masing mengatasi kemunduran peradaban Islam dijelaskan secara reflektif dan solutif.

 

Nah, dari daftar buku-buku Mizan Pustaka yang ada di atas, kira-kira sahabat kreatif tertarik untuk baca yang mana nih? btw, Islamic Book Fair tahun ini mulai tanggal 18-22 April 2018 di Jakarta Convention Center. Dateng yuk ke Booth Mizan di Area Mekah Booth no 30-31 & 48-49.

85 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Bagikan :