Shailene Woodley.

 

Kalau kamu penggemar film layar lebar, pasti tidak asing dengan aktris muda nan cantik satu ini. Aktingnya sebagai Tris dalam film Divergent dan Hazel dalam film The Fault in Our Stars menuai pujian dari para kritikus. Kedua film box office ini merupakan adaptasi dari novel-novel young adult dengan judul sama.

 

Yuk, kenalan lebih jauh dengan gadis kelahiran tahun 1991 ini lewat 5 fakta menarik berikut:

 

Pernah Menderita Skoliosis

Di usia 15 tahun, Shailene didiagnosis menderita skoliosis, yakni kondisi tulang belakang yang melengkung ke samping. Dilansir dari webmd.com, Shailene pertama kali menyadari kelainan ini ketika hendak berenang dan sahabatnya berkomentar bahwa tulang belakang Shai terlihat aneh.

 

Setelah diperiksakan ke dokter, ternyata tulang belakang Shailene melengkung sebanyak 38 derajat (jika melengkungnya lebih dari 45 derajat, dia harus dioperasi). Akhirnya selama dua tahun, 18 jam sehari, Shailene harus mengenakan semacam korset plastik untuk mencegah tulang belakangnya melengkung semakin parah. Meskipun tidak nyaman, Shailene bertahan, karena dia tahu bahwa jika tidak diatasi sejak dini, skoliosis bisa berakibat pada sakit punggung, cacat tubuh, bahkan gangguan fungsi jantung dan paru-paru.

 

Beradu Akting Dengan George Clooney

Shailene Woodley dan George Clooney dalam film The Descendants © 2011, Twentieth Century Fox

Foto oleh Merie Wallace

 

Kepiawaian Shailene dalam berakting mulai diakui dunia perfilman internasional setelah dia memerankan tokoh remaja bermasalah bernama Alexandra King dalam film The Descendants (2011).

 

Di film yang memenangi Academy Award kategori Best Adapted Screenplay ini, Shailene beradu akting dengan George Clooney yang memerankan Matthew King, ayah Alexandra. Tentu bukan hal mudah, mengingat Clooney adalah aktor papan atas yang telah berkarir di bidang akting selama kurang lebih 30 tahun dan telah mengantongi segudang penghargaan.

 

Namun, Shailene terbukti dapat menjalani tantangan ini dengan baik. Bahkan perannya sebagai Alex membuat Shailene dinominasikan menjadi Best Supporting Actress untuk penghargaan Golden Globe, dan memenangi Independent Spirit Award untuk kategori Best Supporting Female.

 

Mendonasikan Rambutnya

Shailene Woodley dan Ansel Elgort dalam film The Fault in Our Stars, 2014

 

Untuk memerankan Hazel Grace Lancaster yang menderita kanker dalam film The Fault in Our Stars, Shailene harus memotong pendek rambut lebat dan indahnya. Alih-alih meratapi, Shailene melakukannya dengan senang hati. Bahkan dia mendonasikan rambutnya itu pada organisasi Children with Hair Loss, untuk dibuat wig bagi anak-anak yang membutuhkan.

 

Adegannya Dihapus Dari Film

Pada 2013, Shailene memerankan tokoh Mary Jane Watson dalam film The Amazing Spiderman 2, wanita yang nantinya akan terlibat romansa dengan Peter Parker sang Spiderman. Namun, sutradara memutuskan untuk menghapus semua adegan yang melibatkan Mary Jane karena ingin fokus pada hubungan antara Peter dan Gwen.

 

Dikutip dari wawancara dengan Entertainment Weekly, Shailene berkomentar: “Tentu saja aku kecewa. Tapi aku sangat yakin bahwa segala hal yang terjadi pasti ada alasannya… Berdasarkan plot yang diajukan, aku paham bahwa Mary Jane sebaiknya diperkenalkan pada film berikutnya.”

 

Makan 350 Kalori Sehari

Shailene Woodley sebagai Tami Oldham di film Adrift, 2018

 

Dalam rangka menurunkan berat badan untuk peran di film terbarunya, Adrift, Shailene diharuskan makan 350 kalori sehari, selama dua minggu. Padahal menurut FAO (Food and Culture Organization), orang dewasa rata-rata harus mengonsumsi minimal 1800 kalori per hari. Bayangkan bagaimana kelaparan dan tersiksanya Shailene.

 

Selama dua minggu itu, Shailene hanya makan sekaleng salmon, sejumlah brokoli rebus, dan dua kuning telur. Dia tidak makan malam, dan harus minum segelas anggur agar bisa tidur.

 

[Oleh : Dy]

5,265 kali dilihat, 171 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Tag pada: