Menangkap Drone via democraticunderground.com
Menangkap Drone via democraticunderground.com

Jika Sahabat sudah sering melihat hewan anjing yang menjadi “asisten” seorang polisi, bagaimana dengan burung elang? Di Belanda dan Perancis, polisi mulai merekrut burung elang untuk membantu tugas-tugas polisi.

Kemajuan teknologi memang bisa memudahkan pekerjaan kita.  Tetapi di tangan orang yang salah, teknologi bisa jadi berbahaya. Contohnya, teknologi pesawat pengintai tanpa awak atau yang lebih sering disebut drone ini ternyata cukup membuat polisi kewalahan dalam menertibkannya. Drone adalah sebuah mesin yang memiliki baling-baling dan bisa terbang tanpa harus dikemudikan. Cukup dikendalikan dari jauh dengan sebuah remote control, bahkan bisa di atur untuk terbang otomatis. Jika hanya dimanfaatkan sebagai alat fotografi untuk kepentingan edukasi, drone adalah barang canggih yang menakjubkan. Tetapi jika dimanfaatkan untuk niat yang buruk, drone bisa sangat berbahaya.

Elang | Image

Karena orang-orang jahat bisa memanfaatkan drone untuk memata-matai musuh, atau bahkan untuk mengirim bom yang ditempelkan pada drone tersebut. Kehebatan lain drone adalah kemampuannya yang mampu terbang jauh dan tinggi sampai berkilo-kilo meter. Bisa sangat membahayakan apalagi jika drone tersebut terbang melewati perbatasan sampai memasuki negara lain. Bisa-bisa kedua negara tersebut berseteru.

Elang 2 | Image

Untuk manusia yang sudah tentu tidak bisa terbang tanpa alat, mengejar dan menangkap drone nampaknya menjadi hal yang mustahil. Namun untuk elang, terbang dan menangkap musuh adalah hal yang natural. Burung elang memiliki naluri untuk menangkap musuh yang masuk ke kawasan yang dianggap sebagai teritorinya. Penglihatan elang yang terkenal sangat tajam juga memudahkan burung ini untuk menangkap drone tepat di tengah badan drone tersebut. Sehingga, dia bisa menghindari baling-baling yang berputar yang bisa melukai kakinya. Kecepatan rata-rata elang terbang adalah 48 km/jam, tapi saat berburu elang bisa terbang sampai 240 km/jam. Wow, sangat cepat!

Elang bersama rekan kerjanya via BBCdotcodotuk
Elang bersama rekan kerjanya via BBCdotcodotuk

Kelebihan-kelebihan itulah yang dimanfaatkan pihak kepolisian untuk meningkatkan keamanan. Pihak kepolisian tidak semata-mata memanfaatkan hewan gagah ini tanpa memikirkan keperluan dan keselamatan rekan kerja barunya ini. Maka dari itu, kemiliteran Perancis merancang sarung kaki khusus untuk elang yang terbuat dari bahan kulit dan bahan khusus anti koyak yang tidak akan mudah robek untuk melindungi kaki dan cakar elang saat dia sedang bekerja.

Nah, bagaimana tanggapan Sahabat tentang pemanfaatan binatang untuk menjadi rekan polisi? Keren, dong pastinya!

(Penyunting: Kak Nizar)

Bagikan :
Tag pada:            

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *