Foto: CNN.com
Foto: CNN.com

Sahabat KKPK mungkin pernah melihat pakaian yang dipakai dokter saat melakukan operasi atau pembedahan, mungkin saat sahabat pergi ke rumah sakit untuk berobat, menjenguk atau sekedar melihat di film. Para dokter tersebut mengenakan pakaian yang seperti jubah berwarna hijau muda atau biru muda. Sahabat pernah bertanya-tanya tidak mengapa warnanya harus biru atau hijau? Mengapa tidak warna putih seperti jas sneli yang biasa dipakai para dokter diluar ruang operasi saja, ya?

Foto: Diapers.com
Foto: Diapers.com

Ternyata, penentuan warna ini ada sejarahnya, Sahabat! Ceritanya begini, dahulu kala para dokter mengenakan pakaian berwarna putih di ruang operasi, namun pada tahun 1914 seorang dokter yang memiliki andil besar dalam dunia kedokteran mmemutuskan untuk merubah warna pakaian khusus operasi itu.

Karena warna putih dinilai sebagai warna yang sangat terang dan kontras dengan warna merah, yang mana saat melakukan operasi, warna merah dari darah akan mendominasi penglihatan si dokter. Saat sang dokter fokus melihat ke bagian yang sedang dioperasi yang didominasi warna merah, kemudian langsung melihat dokter lain yang mengenakan pakain putih, hal itu bisa menyebabkan “kebutaan” sementara pada si dokter. Sedangkan warna hijau dan biru dinilai sebagai warna yang berseberangan dengan warna merah, sehingga akan menetralkan pandangan sang dokter setelah fokus melihat warna merah darah.

amazon.uk
amazon.uk

Jadi, begitulah asal mula pemilihan warna untuk pakaian operasi dokter. Pemilihan warna ini diharapkan akan membuat sang dokter bertindak dengan efektif saat melakukan operasi. Sahabat punya informasi seru seputar pengetahuan umum? Berbagi dengan Sahabat KKPK yang lain, yuk! Tulis artikel kalian di rumahkkpk.com, ya! Kakak tunggu, lho!

(Penyunting: Kak Aas)

Bagikan :
Tag pada:        

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *