Bagikan :

DAR | LOGO

 

Dibentuk pada 1992 sebagai Divisi Anak dan Remaja (DAR!) Penerbit Mizan Pustaka. Divisi ini menandai kemunculannya dengan meluncurkan beragam produk inovatif. Tahun 2003, DAR! bertransformasi menjadi entitas bisnis terpisah yang bernama PT Mizan Bunaya Kreativa. Namun, brand DAR! Mizan yang lekat di hati pembaca tetap dipertahankan. DAR! Mizan mengembangkan 7 lini produk dan 28 seri di dalamnya. DAR! Mizan juga secara teratur selalu memenangkan berbagai penghargaan dari Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI). Selain itu, DAR! Mizan juga melahirkan lini Pelangi Mizan yang menerbitkan buku referensi dan karya ensiklopedia eksklusif yang dipasarkan secara langsung ke konsumen. Selain produk buku dan audiovisual, perusahaan ini juga memproduksi permainan edukatif sebagai pelengkap dan sekarang mulai merambah produksi buku-mainan (toybooks).

Produk DAR! Mizan tidak hanya diminati oleh pasar dalam negeri, namun juga diburu oleh penerbit luar. Hal ini karena Mizan secara rutin ikut serta dalam pameran buku internasional di berbagai negara. Indonesia bahkan turut mencatat sejarah dengan menghadirkan Penulis Kecil-Kecil Punya Karya (KKPK) Mizan di ajang pameran buku terbesar di dunia, Frankfurt Bookfair. Salah satu penulis DAR! Mizan, Nadia Shafiana, menjadi Penulis termuda sepanjang 500 tahun penyelenggaraan Frankfurt Bookfair.

Di samping memproduksi produk buku berkualitas dan edukatif, DAR! Mizan mulai menginisiasi acara besar dengan skala nasional sejak tahun 2008, yakni Konferensi Penulis Cilik Indonesia (KPCI) yang saat itu masih berupa gathering penulis dan pembaca KKPK. Tahun 2011, Mizan bekerjasama dengan Direktorat Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk menyelenggarakan KPCI dengan konsep karantina dan mengundang anak-anak terpilih dari 34 provinsi. Hingga kini, konferensi penulis anak terbesar di Indonesia ini telah mengumpulkan tidak kurang dari 1.200 anak juara Indonesia.

Perhatian Mizan pada komunitas penulis belia tergambar dengan diselenggarakannya Akademi Remaja Kreatif Indonesia atau ARKI. Tahun 2015 merupakan tahun pertama diadakannya event nasional untuk remaja tingkat SMP hingga SMA ini. ARKI menjadi acuan seluruh Direktorat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam menyelenggarakan acara literasi.

1,435 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini