Jadi Snackbooker atau Vlogger | Featured

Tren menjadi seorang vlogger saat ini sedang digandrungi oleh berbagai elemen masyarakat, kalangan artis maupun masyarakat umum sudah mulai gencar memproduksi video dan mengunggahnya ke channel Youtube-nya masing-masing. Ada yang mengangkat konten video untuk sekadar hiburan seperti vlog humor, ada juga yang mengangkat konten video lebih serius seperti vlog tutorial dan sebagainya.

Keuntungan materil maupun non-materil dari dunia vlog memang sangat menggoda. Bayangkan saja dengan konten video yang diangkatnya, beberapa vlogger dapat terkenal dan mendapatkan banyak kontrak kerja dari berbagai sponsor maupun program televisi. Mendapatkan penghasilan dari iklan ads Youtube dan mendapatkan endorse produk tertentu, juga membuat daya pikat menjadi seorang vlogger kian menjadi-jadi.

Apa itu snackbook? Kalau kamu belum tahu, cek di sini ya

Vlogging | Image

Apakah kamu tergolong orang yang ikut-ikutan tren? Atau ingin menciptakan tren sendiri? Kalau pilhan kedua yang kamu pilih, maka mari menjadi seorang snackbooker mulai dari sekarang. Mengapa harus dari sekarang? Selagi tren snackbook belum terlalu menggema, kesempatan dan peluang untuk dapat membentangkan karirmu menjadi seorang snackbooker masih terbuka lebar.

Tidak hanya sekadar menikmati snackbook karya orang lain, kita pun bisa ikut andil dalam memeriahkan tren membaca buku digital ini dengan membuat snackbook sendiri. Konten yang diangkat pun tidak harus selalu dari buku yang sudah terbit, mengangkat cerpen atau artikel yang pernah ditulis di blog atau media sosial juga dapat disajikan menjadi snackbook.

Selain dapat membantu publikasi karya literasi, snackbook juga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi penulisnya. Ada royalti yang akan didapatkan oleh penulis dari setiap penjualan snackbook, jumlahnya memang tidak besar tetapi akan cukup untuk menambah uang saku. Apalagi kalau tren membaca snackbook sudah digandrungi oleh mayoritas netizen di Indonesia, bukan tidak mungkin bila nanti akan ada orang-orang yang menggantungkan hidupnya dari royalti penjualan snackbook.

Untuk mencapai titik tersebut, memang dibutuhkan peran aktif dari berbagai pihak dalam mempopulerkan snackbook, mulai dari pegiat literasi hingga masayarakat awam pengguna media sosial. Siapa tahu kelak akan muncul para Snackbooker yang terkenal karena karyanya dan berhasil menjadi jutawan, layaknya tren Vlogger yang saat ini sedang naik daun. Lalu, apakah kamu siap untuk mempopulerkan tren snackbook dan menjadi seorang snackbooker?

 

Sandra Nurdiansyah
Publisis Penerbit Mizan

(Penyunting: Suta)

2,893 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini

Bagikan :
Tag pada: