Raja Salman | Foto: Fayez Nureldine/Getty Images via newsdotidntimesdotcom
Raja Salman | Foto: Fayez Nureldine/Getty Images via newsdotidntimesdotcom

Sahabat mungkin sudah mendengar beberapa hari yang lalu tentang rencana kunjungan Raja Salman dari Arab Saudi ke Indonesia. Kunjungan raja yang bernama lengkap Salman bin Abdulaziz Al-Saud ini sangat dinanti-nantikan oleh Indonesia. Pasalnya, terakhir kalinya raja dari Arab Saudi berkunjung ke Indonesia adalah 47 tahun yang lalu! Saat itu, raja yang berkunjung ke Indonesia adalah Raja Faisal bin Abdulaziz Al-Saud. Karena sudah sangat lama, Pak Jokowi berencana memberikan jamuan spesial untuk Raja Salman.


Kapan, sih?

Pasukan Pengawal via merdeka.com
Pasukan Pengawal via merdeka.com

Agenda kunjungan Raja Salman di Indonesia itu dijadwalkan mulai hari Selasa tanggal 1 Maret sampai tanggal 9 Maret. Namun, kegiatan kenegaraan hanya dijadwalkan sampai tanggal 3 Maret. Selebihnya, Raja Salman dan rombongannya akan berkunjung dan beristirahat di Pulau Dewata, Bali. Sejak beberapa hari yang lalu pasukan pengawal khusus Raja Salman telah sampai di Indonesia untuk melaporkan situasi di Indonesia sebelum Sang Raja menginjakkan kakinya ke negara kita. Foto di atas memperlihatkan pasukan pengawal Raja Salman yang datang ke Indonesia.


Siapa Saja Yang Datang?

Pangeran Mutaib | Image
Abdullah bin Mutaib bin Abdullah Al Saud

Raja Salman yang sudah berumur 81 tahun ini akan turut membawa serta 25 pangeran, 14 orang menteri dan sejumlah investor. Raja Salman memiliki 13 anak yang diantaranya 12 pangeran dan 1 orang putri. Jumlah orang yang akan datang pada kunjungan Raja Salman kali ini mencapai 1500 orang! Jumlah itu sudah mencakup para pengawal keamanan, juru foto, dan juru masak khusus. Wow, banyak sekali, ya … Jumlah rombongan yang banyak itu diangkut menggunakan 7 pesawat besar bahkan salah satunya adalah pesawat Hercules.


Sambutan di Indonesia

Raja Salman di sambut Presiden Jokowi | foto: Rusman/Biro Pers Setpres via newsdotdetikdotcom
Raja Salman di sambut Presiden Jokowi | foto: Rusman/Biro Pers Setpres via newsdotdetikdotcom

Di Indonesia sendiri telah mempersiapkan kedatangan Raja Salman beserta rombongannya. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah dengan membuat lift khusus dan toilet khusus di Masjid Istiqlal yang mana akan dikunjungi oleh Raja Salman pada hari Kamis, 2 Maret 2017 nanti. Menurut Kepala Bagian Protokoler Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, hal ini dilakukan untuk memudahkan kegiatan Raja Salman yang tergolong sudah sepuh itu. Persiapan ini telah dikerjakan sejak satu bulan yang lalu, sesuai instruksi dari Istana Negara dan Presiden.

Pasukan Pengamanan | Cici Marliana via detik.com
Pasukan Pengamanan | Cici Marliana via detik.com

Tidak hanya persiapan di Masjid Istiqlal, pasukan pengamanan dari Polri dan TNI juga sudah dipersiapkan. Dikatakan oleh Wakil Kapolri, Kompol Syafruddin, sebanyak 10 ribu anggota polisi akan mengamankan rombongan Raja Salman. Sebagian anggota dipersiapkan di Bali yaitu sebanyak 5000 anggota. Tidak hanya anggota dari kepolisian, bapak-bapak TNI juga akan ikut berjaga untuk menjaga keamanan selama Raja Salman berkunjung. Sebanyak 6.116 personil TNI akan dibagi menjadi 3 regu yang menyebar di seluruh tempat kunjungan Raja Salman. Sama seperti anggota kepolisian, anggota TNI juga kemudian akan berjaga di Bali.

Presiden Jokowi sendiri menyambut langsung kedatangan rombongan di Bandara Halim Perdana Kusuma, seperti apa yang dilakukan raja Saudi saat Presiden Jokowi berkunjung ke Arab dulu. Selain itu, Presiden Jokowi juga akan menganugerahkan bintang kehormatan tertinggi Republik Indonesia kepada Raja Salman sebagai balasan setelah hal serupa dilakukan oleh Raja Salman saat Presiden Jokowi di Arab Saudi.


Hendak Apa Sang Raja Berkunjung?

Raja Salman via bbc.com
Raja Salman via bbc.com

Kunjungan ini tidak dilakukan untuk silaturahmi semata, tetapi kunjungan ini merupakan kunjungan politik. Raja Salman dan Presiden Jokowi akan membicarakan banyak hal tentang kerjasama Arab dan Indonesia selama ini. Termasuk rencana investasi Arab Saudi di Indonesia untuk bidang pariwisata. Memang ya, Indonesia ini surganya wisatawan dunia. Negara Arab sampai tergiur untuk melakukan kerjasama di bidang yang berpotensi besar ini. Hal ini dilakukan karena Arab Saudi tidak ingin terlalu bergantung pada penjualan minyak, karena beberapa tahun terakhir harga minyak dunia turun drastis dan membuat pendapatan negara Arab Saudi menurun juga. Untuk itu, Arab Saudi menganggap diperlukan sektor bisnis lain selain minyak yang dapat membangkitkan kembali perekonomian di Arab Saudi. Salah satu yang dipilihnya adalah bidang pariwisata.

Nah, fantastis sekali ya kunjungan raja Arab Saudi kali ini. Tidak heran, karena Indonesia dan Arab Saudi memiliki hubungan kenegaraan yang sangat baik. Menurut Sahabat, pangeran kecil dari Arab akan ikut, tidak ya? Hihihi …

Dirangkum dari: www.bbc.com/indonesia/, nasional.kompas.com, news.detik.com, www. merdeka.com

(Penyunting: Kak Nizar)

Bagikan :
Tag pada:            

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *