Belanda | Feature

Sahabat KKPK sudah baca lintasan kura-kura yang dibuat di bawah rel kereta api di Jepang? Kalau belum, sahabat bisa baca di sini. Nah, ternyata selain lintasan kura-kura tersebut, masih ada banyak jembatan dan terowongan yang dibangun khusus sebagai fasilitas untuk hewan-hewan. Dari kepiting sampai binatang sebesar gajah, semuanya punya jalan masing-masing.

Di beberapa negara, ada jembatan yang khusus dibuat untuk memfasilitasi kepentingan para hewan. Jembatan-jembatan ini sengaja diciptakan buat memastikan para hewan yang sering berlalu lalang di masing-masing sisi jembatan tidak terganggu dengan aktivitas manusia di sekitarnya. Karena seringkali hewan-hewan ini terancam keselamatannya, atau sebaliknya, mereka terkadang mengancam keselamatan pengendara di sekitarnya. Sehingga jembatan-jembatan ini adalah solusi yang sama-sama menguntungkan manusia dan hewan.

Jembatan-jembatan ini sekaligus bisa dijadikan contoh bagaimana sebuah konstruksi buatan manusia semestinya dibangun. Tidak merusak penghuni habitat aslinya, dan tetap memfasilitasi berbagai hewan dan kekayaan alam yang ada di lingkungan tersebut.


Nah, berikut jembatan-jembatan khusus hewan tersebut:

1 . Jembatan Kepiting di Pulau Natal, Australia

Jembatan Kepiting via hai-online.com
Jembatan Kepiting via hai-online.com

Jembatan yang berbentuk tanjakan ke atas terbuat dari material yang berongga dan kasar seperti jaring, sehingga kepiting tidak akan kesulitan menanjak jembatan ini.


2 . Wildlife Crossing, Belanda

Wildlife Crossing via twistedshifter.com
Wildlife Crossing via twistedshifter.com

Belanda memiliki beberapa jembatan khusus hewan seperti ini, di antaranya adalah Highway A50 yaitu jembatan diatas jalan tol A50, North Brabant, Ecoduct Duinpoort, dan The Borkeld. Jembatan-jembatan ini tidak di khususkan untuk binatang tertentu saja, itulah mengapa jembatan ini dibuat cukup lebar, supaya apapun jenis hewan itu bisa menyeberang dengan aman.


3 . Jembatan Educk di Taman Nasional Kanada

Kanada | Image

Jembatan ini dibuat untuk menghubungkan dua hutan yang terpisah oleh jalan beraspal yang cukup lebar. Selain jembatan Educt, Kanada memiliki jembatan serupa di daerah Montana, yaitu jembatan Land Bridge.


4 . Birkenau di Jerman

Jembatan Birkenau, Jerman via twistedshifter.com
Jembatan Birkenau, Jerman via twistedshifter.com

Serupa dengan jembatan Educk di Kanada, jembatan di Jerman ini juga menghubungkan dua hutan.


5 . Ecoduct di Singapura

via twistedshifter.com
Jembatan Ecoduct via twistedshifter.com

Meskipun Singapura merupakan negara yang berukuran kecil, negara ini tidak lupa untuk tetap memfasilitasi hewan disana, supaya keadaan alamnya tetap lestari.


6 . Jembatan Tambang di Victoria, Australia.

Jembatan Tambang via hai-online.com
Jembatan Tambang via hai-online.com

Jembatan yang membentang menyeberangi jalan Hume ini diperuntukkan untuk burung-burung bertengger atau monyet-monyet yang hendak menyeberang. Supaya santai saja …


7 . Terowongan Gajah di Kenya

Terowongan Gajah, Kenya via hai-online.com
Terowongan Gajah, Kenya via hai-online.com

Yang ini dibangun dibawah jalan, karena letak jalannya memang dibangun lebih tinggi.


8 . Jembatan Monyet di Brazil

Jembatan Monyet di Brazil via twistedshifter.com
Jembatan Monyet di Brazil via twistedshifter.com

Jembatan ini hampir serupa dengan yang dibuat di Australia. Jembatan ini merupakan tali yang terbentang menyeberangi beberapa ruas jalanan yang lebar. Jadi, selain menyeberang, mereka juga bisa bergelayut jika sedang ingin bermain. Hehehe …


9 . Terowongan Amfibi di Amerika Serikat

Terowongan Amphibi di Amerika via twistedshifter.com
Terowongan Amphibi di Amerika via twistedshifter.com

Karena diperuntukkan untuk amfibi, lintasan ini dibuat berbentuk terowongan di bawah jalanan supaya keadaannya tetap lembab seperti yang disukai hewan berdarah dingin tersebut.


10 . Scotch Plains di New Jersey, Amerika.

Scotch Plains via twistedshifter.com
Scotch Plains via twistedshifter.com

Jembatan ini sama seperti jembatan penyeberangan hewan yang lainnya, yaitu menghubungkan dua hutan atau taman nasional. Sedangkan dibawahnya merupakan jalanan yang cukup lebar, sehingga hewan biasanya mengalami kesulitan ketika hendak menyeberang.

Itulah beberapa jembatan yang dibuat manusia untuk memfasilitasi hewan di sekitarnya. Karena alam ini tempat tinggal semua makhluk termasuk hewan dan manusia. Jadi, kita sebagai makhluk yang diberkahi dengan akal dan pikiran, sudah seharusnya memikirkan sahabat-sahabat hewan kita. Di Indonesia, sepertinya belum ada jembatan khusus untuk hewan, ya? Tidak apa … Yang penting kita semua mau melindungi dan membiarkan hewan-hewan hidup tenang di habitatnya.

(Penyunting: Kak Nizar)

Bagikan :
Tag pada:        

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *